Pengalaman
di I.A.I.D
21 Mei 2011, saya beserta teman-teman seangkatan saya lulus dari
Madrasah Aliyah Negeri tempat saya sekolah 3 tahun silam saat itu. Hari
itu merupakan hari “terakhir” kami bersenda gurau bersama disana.
Waktu terus bergulir. Lulus dari Aliyah saya melanjutkan study ke IAID
Ciamis. Antara sempat dan tidak saya pernah terfikir untuk melanjutkan
study di IAID ini. Tapi mencoba meyakinkan saja, bahwa disini saya akan
mendapatkan yang terbaik dalam hidup saya. Toh memang terbukti, ketika
saya belajar disini saya mendapatkan pengetahuan yang sebelumnya saya
belum tahu. Sama sekali belum tahu. Terutama dalam bidang hal agama.
Sempat terfikir mungkin saja jika saya tidak menjadi mahasiswi disini,
sampai saat ini saya belum tahu akan pelajaran-pelajaran berharga
seperti itu.
Namun sampai sekarang, di kampus saya hanya mengikuti
kegiatan/organisasi paduan suara. Karena menurut saya “hanya itu yang
mampu saya lakukan”. Saya belum tahu sampai dimana kemampuan saya.
Sehingga saya memang sangat belum berani untuk mengikuti
organisasi-organisasi lain di dalam maupun diluar kampus.
Walau pun begitu, berusaha untuk positif thinking tetap saya jalani.
“Semoga kedepannya saya bisa menjadi manusia yang lebih baik dari
sekarang ”
Rencana Pendidikan dan Masa Depan
Untuk saat ini antara “ada atau belum” terfikir untuk
melanjutkan study ke jenjang yang lebih tinggi setelah lulus dari IAID.
Mengajar di Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah.
(Baru sekedar keinginan):: Ingin ikut andil dalam mencerdaskan
anak bangsa di daerah terpencil. Agar mereka bisa merasakan adanya hak
menerima pendidikan yang sama seperti anak-anak lain yang mungkin memang
sudah lebih maju..
Tentunya,, menikah
Menjalani kehidupan dengan
nyaman serta bahagia..
